Last Edition:
December 8, 2009

Forkot.com | Jabar News Portal Online Edition

Jawa Barat

Mahasiswa bentrok dengan polisi

Sambil berorasi dan bernyanyi masa terus merapatkan barisan. Dalam salah satu orasinya mereka mengungkapkan penyebab runtuhnya ekonomi Indonesia dikarenakan adalah korupsi yang tersistematis. Demonstran sesekali terlihat memprovokasi polisi sehingga aksi dorong mendorong antara polisi dan demonstran yang long march dari Jalan Tamblong, terus terjadi. Sementara, ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bandung Raya memaksa polisi mengizinkan mendekat Gedung Merdeka, dan terus merangsek maju di Alun-alun Timur Bandung. Berbagai elemen mahasiswa silih berdatangan menuju alun-alun timur Kota Bandung, bahkan mereka memblokir jalan sehingga jalanan menjadi macet.


Kapolwil : Pelaku bentrokan agar ditembak ditempat

"Dalam kasus ini Polisi tidak akan memihak. Polisi akan bertindak sesuai dengan prosedur hukum," papar Kapolwiltabes. Sebelumnya, tempat hiburan malam di jalan Braga kota Bandung, Jawa Barat, "Caesar Palace", diserang puluhan orang dari organisasi Pemuda Pancasila, Senin malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00, kektika puluhan massa tersebut mengepung tempat hiburan malam itu dari dua arah. Mereka datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Mereka juga membawa senjata tajam seperti samurai, clurit, pisau dan golok.

Bentrok Pemuda Pancasila VS Bandung Fighting Club ke Polda Jabar

Bentrokan tersebut merupakan buntut kasus penganiayaan terhadap Jariko (27) dan Ali (27) anggota Pemuda Pancasila yang diduga dilakukan oleh anggota Bandung Fighting Club (BFC) hingga babak belur. Kemudian anggota puluhan Pemuda Pancasila beserta Kuasa Hukum, Senin malam mendatangi Mapolwiltabes untuk melaporkan kejadian tersebut. "Apabila Pemuda Pancasila dapat bersabar tidak akan terjadi peristiwa ini. Kita sudah mengamankan dua tersangka yang terlibat penganiayaan ini. Kedua tersangka tersebut sudah ditahan di Mapolwiltabes Bandung," katanya. Kedua tersangka tersebut merupakan anggota BFC berinisial Mr dan N. Selain itu, Polisi juga memburu dua tersangka lainya yang belum tertangkap yakni Rn dan PD.

Ratusan warga masih duduki lapangan golf

Ia menyebutkan, ketika mengubah jalan tersebut menjadi lapangan golf, pengembang berjanji membuat akses jalan yang sama bagusnya. Namun, kenyataanya hingga sekarang jalan ini tetap rusak bahkan warga yang melintas di sini sering mengalami kecelakaan. Menurut Dahlan, alih fungsi jalan menjadi lapangan golf tersebut terjadi pada 2002. Saat itu pengembang beralasan sudah melakukan proses tukar guling dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dahlan yang juga tokoh masyarakat setempat itu mengemukakan pengembang berjanji akan memperbaiki jalan warga asalkan warga menandatangani penyataan bahwa jalan yang sudah dipakai lapangan golf merupakan milik PT Bandung Resort sepenuhnya, bukan lagi milik warga."Jelas kami menolak, karena jalan ini milik warga," ujar Dahlan.

— Advertisement —

Advertisement